Ada yang selesai sebelum dimulai.
Ada yang mundur perlahan sebelum bergerak maju.
Ada yang diam-diam pamit lebih dulu sebelum mengucapkan salam.
Ada aku yang tidak pernah ingin terlihat di hadapanmu.
Sebab mendengar namanya kau sebut, sudah membuat kelu.
Aku bukan (si)apa-(si)apa dan tak pernah menjadi (si)apa-(si)apa, bagimu.
Hari ini, aku menutup doaku untukmu.
Semoga bertemu di lain waktu, ketika (mungkin) hati dan ragaku sudah siap menyambutmu.
-N
Komentar
Posting Komentar